Targhib (Penyemangat) Bagi yang Puasa Ramadhan

Posted by ldkmtsapp On 8/10/2010 10:42:00 AM

Penulis: Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly

1. Pengampunan Dosa

Allah dan Rasul-Nya memberikan targhib (spirit) untuk melakukan puasa Ramadhan dengan menjelaskan keutamaan serta tingginya kedudukan puasa, dan kalau seandainya orang yang puasa mempunyai dosa seperti buih di lautan niscaya akan diampuni dengan sebab ibadah yang baik dan diberkahi ini.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, (bahwasanya) beliau bersabda (yang artinya) : “ Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab (mengharap wajah ALLAH) maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” [Hadits Riwayat Bukhari 4/99, Muslim 759, makna "Penuh iman dan Ihtisab' yakni membenarkan wajibnya puasa, mengharap pahalanya, hatinya senang dalam mengamalkan, tidak membencinya, tidak merasa berat dalam mengamalkannya]

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu juga, -Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda (yang artinya) : “ Shalat yang lima waktu, Jum’at ke Jum’at. Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa yang terjadi di antara senggang waktu tersebut jika menjauhi dosa besar” [Hadits Riwayat Muslim 233].

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu juga, (bahwasanya) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah naik mimbar kemudian berkata : Amin, Amin, Amin” Ditanyakan kepadanya : “Ya Rasulullah, engkau naik mimbar kemudian mengucapkan Amin, Amin, Amin?” Beliau bersabda (yang artinya) : “ Sesungguhnya Jibril ‘Alaihis salam datang kepadaku, dia berkata : “Barangsiapa yang mendapati bulan Ramadhan tapi tidak diampuni dosanya maka akan masuk neraka dan akan Allah jauhkan dia, katakan “Amin”, maka akupun mengucapkan Amin….” [Hadits Riwayat Ibnu Khuzaimah 3/192 dan Ahmad 2/246 dan 254 dan Al-Baihaqi 4/204 dari jalan Abu Hurairah. Hadits ini shahih, asalnya terdapat dalam Shahih Muslim 4/1978. Dalam bab ini banyak hadits dari beberapa orang sahabat, lihatlah dalam Fadhailu Syahri Ramadhan hal.25-34 karya Ibnu Syahin].

2. Dikabulkannya Do’a dan Pembebasan Api Neraka

Rasullullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “ Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka setiap siang dan malam dalam bulan Ramadhan, dan semua orang muslim yang berdo’a akan dikabulkan do’anya” [Hadits Riwayat Bazzar 3142, Ahmad 2/254 dari jalan A'mas, dari Abu Shalih dari Jabir, diriwayatkan oleh Ibnu Majah 1643 darinya secara ringkas dari jalan yang lain, haditsnya shahih. Do'a yang dikabulkan itu ketika berbuka, sebagaimana akan datang penjelasannya, lihat Misbahuh Azzujajah no. 60 karya Al-Bushri]

3. Orang yang Puasa Termasuk Shidiqin dan Syuhada

Dari ‘Amr bin Murrah Al-Juhani[1] Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Datang seorang pria kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian berkata : “Ya Rasulullah, apa pendapatmu jika aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak kecuali Allah, engkau adalah Rasulullah, aku shalat lima waktu, aku tunaikan zakat, aku lakukan puasa Ramadhan dan shalat tarawih di malam harinya, termasuk orang yang manakah aku ?” Beliau menjawab (yang artinya) : “ Termasuk dari shidiqin dan syuhada” [Hadits Riwayat Ibnu Hibban (no.11 zawaidnya) sanadnya Shahih]

Silahkan menyalin & memperbanyak artikel ini dengan mencantumkan url sumbernya.
Sumber artikel : http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=302

Pahala Sholat Terawih selama Bulan Ramadhan

Posted by ldkmtsapp On 8/10/2010 10:42:00 AM

Malam ke 1 : keluar dari dosanya seperti keluar dari rahim Ibunya.
Malam ke 2 : diampuni dosanya dan Ibu bapaknya jika di orang Muslim.
Malam ke 3 : Malaikat menyerukan agar kamu diampuni dari dosanya
Malam ke 4 : Diberi pahala seperti membaca Taurat,Zabur,Injil dan Al-Qur’an
Malam ke 5 : Sperti kita sembahyang di masjidil Haram dan Al- Aqsha
Malam ke 6 : Bagaikan orang yang tawaf di baitul ma’mur di langit ke 7.
Malam ke 7 : Sperti membantu perjuangan Nabi Musa as melawan Fir’aun
Malam ke 8 : Diberikan kurnia seperti kepada Nabi Ibrahim as
Malam ke 9 : Seperti Ibadah Nabi Muhammad saw ke pada Allah
Malam ke 10 : Dikurniakan kebajikan dunia dan akhirat
Malam ke 11 : setelah meninggal, seperti ia dilahirkan kembali dari rahim ibunya.
Malam ke 12 : dihari kiamat mukanya akan bercahaya seperti bulan ke 14
Malam ke 13 : aman dari tiap-tiap keburukan di hari kiamat.
Malam ke 14 : malaikat turun menyaksikan bahwa kita melakukan sembahyang tsb
Malam ke 15 : Malaikat mendoakan agar dosa kita diampuni oleh Allah swt
Malam ke 16 : Bebas dari api neraka dan bebas masuk ke dalam Syurga Allah swt
Malam ke 17 : Diberi pahala seperti pahala para nabi.
Malam ke 18 : Malaikat bersru bahwa hamba Allah telah diampuni.
Malam ke 19 : Allah meninggikan derajatnya di dalam Syurga Firdaus.
Malam ke 20 : Diberikan pahala suhada bagi orang-orang yang soleh.
Malam ke 21 : Dibuatkan rumah untuknya di Syurga yang bercahaya.
Malam ke 22 : Dia akan aman dari segala bencana pada hari kiamat.
Malam ke 23 : Allah swt buatkan dia sebuah kota di dalam Syurga.
Malam ke 24 : Tersedia baginya 24 macam doa yang mustajab
Malam ke 25 : Dihapuskan pada mereka siksaan di dalam kubur.
Malam ke 26 : mendapat pahala seperti ibadah 40 tahun lamanya.
Malam ke 27 : Melintas diatas Ghiratthal mustaqim sperti kilat dan selamat di tujuan.
Malam ke 28 : Dinaikan martabatnya seribu derajat
Malam ke 29 : Allah swt berikan dia pahala 1000 kali haji yang babrur.
Malam ke 30 : Allah berfirman nanti kepadanya “ ya hamba-KU silahkan engkau makan buah-buahan Syurga dan mandilah di air Syurga SALSAbila dan minumlah air ditelaga “Al-Kausar” yang AKU sediakan”

HR Ali bin Abu tholib rda
diambill dari kitab Durrotan Naashiin,

semoga bermanfaat... dan betambah semangat Menunaikan ibadah di bulan Suci Ramadhan serta mendapatkan pahala shalat Sunah Tarawih. Ammmiinn ya Robb...

Blogroll

a

footerwidget1

About

" Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung" (QS.Ali-Imran :104)