
Berqurban Yuuuuuukk .......

Kesejahteraan Ummat Yang Terkekang

Oleh : Ubaidillah Al-Farabi
Wahai dunia, aku marah, aku benci, dan aku sangatlah muak!
Ketika kebiadaban dengan pongahnya berlenggang
Ketika pembantaian tak lagi dapat diredam dengan HAM
Ketika penghinaan dimuliakan atas nama kebebasan
Ketika kemuliaan perempuan terus dikebiri oleh kaum feminis
Ketika penjajahan bersembunyi dibalik ketiak demokrasi
Ketika para penguasa terus berkhianat
Ketika anjing-anjing komperador tak henti menjilat Kapitalisme
Ketika penjarahan bertameng liberalisasi tak kuasa ditolak
Ketika hijaunya bumi tergadai oleh tamaknya industri
Ketika kemiskinan terus diproduksi oleh tatanan neolib
Ketika kelaparan terjadi di lumbung padi
Ketika, ketika dan ketika
Kapitalisme mengubur ummat ini hidup-hidup
Wahai dunia,
Inginku berteriak tak terputus
Atas tercabik-cabiknya negeriku
Inginku menangis tak terhenti
Atas penumpahan darah, perampasan kehormatan dan segala penyiksaan ini
Anak tertindas,kehormatan terampas, pendidikan terhempas dari pencerdasan generasi penerus ummat
Tapi, segala tak terbayar!
Wahai dunia,
Inginku rengkuh ummat disaat yang lain mulai angkuh
Inginku selimuti setiap jiwa yang kedinginan
Inginku naungi setiap jiwa yang terlunta
Inginku suapi setiap jiwa yang kelaparan
Inginku obati setiap jiwa yang terluka
Inginku dekap setiap bayi yang tak berbapak
Inginku tatih setiap jompo yang lemah
Inginku rengkuh segala ketidakberdayaan dengan tanganku
Tapi, letihku tak terobati!
Wahai dunia, kian parahkah kondisimu kini?
Kemanakah kesejahteraan yang selama ini didamba-damba
Apakah penindasan dan pemerkosaan ummat ini yang kau sebut kesejahteraan
Bukan, bukan, dan bukan itu
Wahai dunia yang berkecamuk dalam kemewahan
Aku bukanlah lawan yang sepadan baginya
Aku terlalu payah untuk menambal sulam bobroknya tatananmu kini
Sungguh tak bisa dan takkan pernah bisa
Segala bejat dari akar pengaturannya
Tak cukup reformasi
Kau butuh revolusi
Revolusi Putih yang menjunjung tinggi perbaikan iman dan taqwa ummat masa kini
Hikmah Menjernihkan Hati dengan Zakat

REPUBLIKA.CO.ID,Hati dan pikiran yang jernih akan melahirkan perbuatan yang bermanfaat bagi kehidupan umat manusia. Sebab, kejernihan hati dan pikiran, selalu dilandasi dengan semangat keikhlasan untuk mengabdikan dirinya semata-mata karena Allah. Itulah salah satu ciri orang yang beriman. Perbuatan yang demikian itu akan mampu menjadikan dirinya sebagai pembersih jiwa untuk meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Targhib (Penyemangat) Bagi yang Puasa Ramadhan
Penulis: Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaaly
1. Pengampunan Dosa
Allah dan Rasul-Nya memberikan targhib (spirit) untuk melakukan puasa Ramadhan dengan menjelaskan keutamaan serta tingginya kedudukan puasa, dan kalau seandainya orang yang puasa mempunyai dosa seperti buih di lautan niscaya akan diampuni dengan sebab ibadah yang baik dan diberkahi ini.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, (bahwasanya) beliau bersabda (yang artinya) : “ Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab (mengharap wajah ALLAH) maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” [Hadits Riwayat Bukhari 4/99, Muslim 759, makna "Penuh iman dan Ihtisab' yakni membenarkan wajibnya puasa, mengharap pahalanya, hatinya senang dalam mengamalkan, tidak membencinya, tidak merasa berat dalam mengamalkannya]
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu juga, -Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda (yang artinya) : “ Shalat yang lima waktu, Jum’at ke Jum’at. Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus dosa yang terjadi di antara senggang waktu tersebut jika menjauhi dosa besar” [Hadits Riwayat Muslim 233].
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu juga, (bahwasanya) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah naik mimbar kemudian berkata : Amin, Amin, Amin” Ditanyakan kepadanya : “Ya Rasulullah, engkau naik mimbar kemudian mengucapkan Amin, Amin, Amin?” Beliau bersabda (yang artinya) : “ Sesungguhnya Jibril ‘Alaihis salam datang kepadaku, dia berkata : “Barangsiapa yang mendapati bulan Ramadhan tapi tidak diampuni dosanya maka akan masuk neraka dan akan Allah jauhkan dia, katakan “Amin”, maka akupun mengucapkan Amin….” [Hadits Riwayat Ibnu Khuzaimah 3/192 dan Ahmad 2/246 dan 254 dan Al-Baihaqi 4/204 dari jalan Abu Hurairah. Hadits ini shahih, asalnya terdapat dalam Shahih Muslim 4/1978. Dalam bab ini banyak hadits dari beberapa orang sahabat, lihatlah dalam Fadhailu Syahri Ramadhan hal.25-34 karya Ibnu Syahin].
2. Dikabulkannya Do’a dan Pembebasan Api Neraka
Rasullullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “ Sesungguhnya Allah memiliki hamba-hamba yang dibebaskan dari neraka setiap siang dan malam dalam bulan Ramadhan, dan semua orang muslim yang berdo’a akan dikabulkan do’anya” [Hadits Riwayat Bazzar 3142, Ahmad 2/254 dari jalan A'mas, dari Abu Shalih dari Jabir, diriwayatkan oleh Ibnu Majah 1643 darinya secara ringkas dari jalan yang lain, haditsnya shahih. Do'a yang dikabulkan itu ketika berbuka, sebagaimana akan datang penjelasannya, lihat Misbahuh Azzujajah no. 60 karya Al-Bushri]
3. Orang yang Puasa Termasuk Shidiqin dan Syuhada
Dari ‘Amr bin Murrah Al-Juhani[1] Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Datang seorang pria kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian berkata : “Ya Rasulullah, apa pendapatmu jika aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak kecuali Allah, engkau adalah Rasulullah, aku shalat lima waktu, aku tunaikan zakat, aku lakukan puasa Ramadhan dan shalat tarawih di malam harinya, termasuk orang yang manakah aku ?” Beliau menjawab (yang artinya) : “ Termasuk dari shidiqin dan syuhada” [Hadits Riwayat Ibnu Hibban (no.11 zawaidnya) sanadnya Shahih]
Silahkan menyalin & memperbanyak artikel ini dengan mencantumkan url sumbernya.
Sumber artikel : http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=302
Pahala Sholat Terawih selama Bulan Ramadhan
Malam ke 2 : diampuni dosanya dan Ibu bapaknya jika di orang Muslim.
Malam ke 3 : Malaikat menyerukan agar kamu diampuni dari dosanya
Malam ke 4 : Diberi pahala seperti membaca Taurat,Zabur,Injil dan Al-Qur’an
Malam ke 5 : Sperti kita sembahyang di masjidil Haram dan Al- Aqsha
Malam ke 6 : Bagaikan orang yang tawaf di baitul ma’mur di langit ke 7.
Malam ke 7 : Sperti membantu perjuangan Nabi Musa as melawan Fir’aun
Malam ke 8 : Diberikan kurnia seperti kepada Nabi Ibrahim as
Malam ke 9 : Seperti Ibadah Nabi Muhammad saw ke pada Allah
Malam ke 10 : Dikurniakan kebajikan dunia dan akhirat
Malam ke 11 : setelah meninggal, seperti ia dilahirkan kembali dari rahim ibunya.
Malam ke 12 : dihari kiamat mukanya akan bercahaya seperti bulan ke 14
Malam ke 13 : aman dari tiap-tiap keburukan di hari kiamat.
Malam ke 14 : malaikat turun menyaksikan bahwa kita melakukan sembahyang tsb
Malam ke 15 : Malaikat mendoakan agar dosa kita diampuni oleh Allah swt
Malam ke 16 : Bebas dari api neraka dan bebas masuk ke dalam Syurga Allah swt
Malam ke 17 : Diberi pahala seperti pahala para nabi.
Malam ke 18 : Malaikat bersru bahwa hamba Allah telah diampuni.
Malam ke 19 : Allah meninggikan derajatnya di dalam Syurga Firdaus.
Malam ke 20 : Diberikan pahala suhada bagi orang-orang yang soleh.
Malam ke 21 : Dibuatkan rumah untuknya di Syurga yang bercahaya.
Malam ke 22 : Dia akan aman dari segala bencana pada hari kiamat.
Malam ke 23 : Allah swt buatkan dia sebuah kota di dalam Syurga.
Malam ke 24 : Tersedia baginya 24 macam doa yang mustajab
Malam ke 25 : Dihapuskan pada mereka siksaan di dalam kubur.
Malam ke 26 : mendapat pahala seperti ibadah 40 tahun lamanya.
Malam ke 27 : Melintas diatas Ghiratthal mustaqim sperti kilat dan selamat di tujuan.
Malam ke 28 : Dinaikan martabatnya seribu derajat
Malam ke 29 : Allah swt berikan dia pahala 1000 kali haji yang babrur.
Malam ke 30 : Allah berfirman nanti kepadanya “ ya hamba-KU silahkan engkau makan buah-buahan Syurga dan mandilah di air Syurga SALSAbila dan minumlah air ditelaga “Al-Kausar” yang AKU sediakan”
HR Ali bin Abu tholib rda
diambill dari kitab Durrotan Naashiin,
semoga bermanfaat... dan betambah semangat Menunaikan ibadah di bulan Suci Ramadhan serta mendapatkan pahala shalat Sunah Tarawih. Ammmiinn ya Robb...
Silaturahmi Seluruh Akhwat LDK MTS APP
kabar gembira untuk alumni2 Akhwat LDK MTS APP..
Dept.Annisa in Action,jalin silaturahmi perkuat Ukhuwah islmyah di bulan nan Suci..ajang silaturahmi Akhwat LDK MTS APP,periode jihad 2010/2011,Insya Allah akan diselenggrakan Hari:Sabtu, 14 Agustus 2010 di kampus APP..
Mengundang alumni Akhwat sejak LDK BERDIRI sampai dengan kepengurusan LDK saat ini..So,harus wajib datang buat Alumni-alumni Akhwat LDK MTS APP.
Konfirmasi segera kehadiran Teteh2,Mbak-mbak,Kakak-kakak,apakah bisa hadir atau tidak..
konfirmasi bisa melaui FB ini atau melalui email LDK,atau CP'y langsung ke: Istiqomah ( 08567227840/02132775590)..Sri Mulyaningsih (08988108769)
Salam Ukhuawah dari kami (dept.annisa) untuk alumni2 Akhwat yang sudah lebih dahulu berjuang menyiarkan syariat Islam di LDK MTS APP..
Sabiluna edisi 12

Assalammu’alaikum Sobat Sabil… sudah lama tidak berjumpa, kepriben kabare?, semoga Allah SWT senantiasa memberikan nikmat sehat dan melindungi Qta semua … Amin.
Ooooo iya Sobat Sabil, kali ini kami akan membahas tentang kelapangan hati. Mmmmmhhhh, apa sich kelapangan hati itu? Hayo..hayo pasti pada penasaran kan?? Okeh langsung qta bahas aja ya.
Sobat Sabil, ternyata menghadapi hidup dengan hati yang sempit itu sangatlah berat, untuk itu diperlukan hati yang lapang yang jernih untuk menjalani hidup ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kepada kita hati yang lapang yang jernih. Amin
Untuk lebih jelasnya,bisa di download loh di :
http://www.4shared.com/document/NWnTaHbl/sabiluna_edisi_12.html
Seandainya Alqur'an bisa bicara ...
Indahnya Mlam Pertama
Justeru malam pertama kita dengan Sang Mauuut Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara,Hari itu,mempelai sangat dimanjakan Mandipun,harus dimandikan Seluruh badan kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya..
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan Bahkan lubang - lubang
itupun ditutupi kapas putih...
Itulah sosok kita....
Itulah jasad kita waktu itu
Setelah dimandikan...,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ...jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan,
Wewangian ditaburkan ke baju kita...
Bagian kepala..,badan..., dan kaki diikatkan Tataplah....tataplah...
Itulah wajah kita Keranda pelaminan...
langsung disiapkan Pengantin bersanding sendirian...
Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga Menuju istana
keabadian sebagai simbol asal usul kita
Diiringi langkah gontai seluruh keluarga Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah kudus
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Saksi - saksinya nisan-nisan..yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan
dan akhirnya.....
Tiba masa pengantin..
Menunggu dan ditinggal sendirian...
Tuk mempertanggungjawabkan seluruh langkah kehidupan
Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap - rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..
Dan ketika 7 langkah tlah pergi....
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah kita kan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...dan tak seorangpun yang tahu....
Tapi anehnya kita tak pernah galau ketakutan....
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata...
Seolah barang berharga yang sangat mahal...
Dan Dia Kekasih itu..
Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya kita berharap menjadi ahli syurga...
Tapi....tapi ....sudah pantaskah sikap kita selama ini...
Untuk disebut sebagai ahli syurga ?????????
Sahabat...mohon maaf...jika malam itu aku tak menemanimu
Bukan aku tak setia...
Bukan aku berkhianat....
Tapi itulah komitmen azali tentang hidup dan kehidupan
Rasa sayangku padamu lebih dari apa yang kau duga Aku berdo'a...
Semoga kau bisa chusnul chotimah sehingga jadi ahli syurga.Amien....